Lima Fungsi Manajemen & Memimpin

Setiap hari, para manajer ditugaskan untuk memimpin dan menginspirasi orang-orang yang bekerja di bawah mereka. Ini termasuk perencanaan untuk kesuksesan tim, dan memenuhi apa yang diperlukan dalam menjalankan bisnis. Lima fungsi utama dianggap sebagai cara manajemen memimpin dan berinteraksi dengan anggota tim. Dari perencanaan hingga peninjauan, semakin spesifik manajemen, semakin efektif bisnis dalam mencapai tujuan.

Tip

Lima fungsi utama dari pengelolaan adalah perencanaan strategis, pengorganisasian sumber daya, kepegawaian, pengarahan kegiatan dan pengendalian keberhasilan perusahaan.

Perencanaan Strategis Tindakan

Perencanaan strategis adalah proses mengevaluasi tujuan perusahaan dan kemudian menetapkan arah kesuksesan. Fungsi ini mengevaluasi kegiatan dan tujuan yang ada. Manajer kemudian menjadwalkan aktivitas yang akan mengarah pada pencapaian tujuan tersebut. Pemimpin cenderung lebih strategis: mereka harus menjadi pemecah masalah yang mampu melihat gambaran besar sekaligus mengidentifikasi hal-hal spesifik yang memengaruhi kesuksesan secara keseluruhan. Misalnya, jika tujuannya adalah untuk meningkatkan waktu yang dibutuhkan pelanggan agar pesanannya terpenuhi, maka strategi operasional dijalankan untuk meningkatkan pemenuhan produk.

Mengorganisir Sumber Daya untuk Mencapai Tujuan

Fungsi pengorganisasian menyatukan sumber daya untuk mencapai tujuan yang ditetapkan dalam fungsi perencanaan. Sumber daya mencakup material, personel, dan dukungan finansial. Para pemimpin perlu mengidentifikasi kegiatan apa yang diperlukan, menugaskan kegiatan itu kepada personel tertentu, mendelegasikan tugas secara efektif. Pemimpin perlu mengoordinasikan tugas agar sumber daya terus bergerak secara efisien menuju tujuan. Penting untuk memprioritaskan sumber daya mana yang penting pada waktu tertentu. Misalnya, jika diperlukan lebih banyak persediaan tetapi perusahaan tidak memiliki sumber keuangan untuk memperoleh persediaan tersebut, maka prioritasnya adalah menangani kebutuhan keuangan tersebut.

Menempatkan Bakat yang Tepat di Tempat yang Tepat

Ketika sebuah bisnis kekurangan tenaga, itu melumpuhkan kemampuan perusahaan untuk melayani pelanggan, dan itu juga membebani staf yang ada. Manajemen perlu mengidentifikasi posisi staf kunci, dan untuk memastikan bahwa bakat yang tepat memenuhi tugas pekerjaan tertentu. Setelah struktur kepegawaian yang tepat dibentuk, para pemimpin membutuhkan pelatihan, pengembangan profesional, tingkat gaji dan pemantauan kinerja. Pemimpin yang efektif mampu mengembangkan bakat dan mengidentifikasi mereka yang siap untuk dipromosikan.

Membimbing dan Mengarahkan Aktivitas

Mengarahkan aktivitas adalah fungsi utama. Memberi tahu staf apa yang perlu dilakukan, dan kapan menjadi tanggung jawab manajer. Namun, bos memberi tahu orang apa yang harus dilakukan, sementara pemimpin memotivasi orang untuk berkontribusi dengan cara yang berarti. Fungsi mengarahkan membutuhkan pemimpin untuk melakukan lebih dari sekedar memberi perintah, meskipun tugas harus diselesaikan untuk kesuksesan bisnis. Fungsi ini dimulai dengan mengawasi bawahan sekaligus memotivasi tim melalui kepemimpinan terpandu yang dikomunikasikan dengan cara yang jelas.

Mengontrol Sistem Sukses

Sistem pengendalian mengacu pada semua proses yang dibuat oleh pemimpin untuk memantau kesuksesan. Pelatih olahraga memiliki pepatah, "Pemenang menjaga skor," yang berarti bahwa pemenang tahu di mana mereka berada dan tahu apa yang diperlukan untuk mencapai tujuan. Fungsi bisnis ini membutuhkan pemimpin untuk menetapkan standar kinerja, mengukur kinerja aktual dan membandingkan metrik untuk menentukan anomali.

Misalnya, pemimpin penjualan berfokus pada lebih dari sekedar angka penjualan akhir; ia mempertimbangkan aktivitas unggulan seperti jumlah minimum pitch dan panggilan keluar. Pemimpin meninjau data dan membuat penyesuaian dalam proses, kebijakan, pelatihan, atau personel untuk mengatasi kegagalan berdasarkan data tersebut. Pemimpin yang menang tidak melihat kinerja yang buruk sebagai kegagalan, tetapi sebagai peluang untuk memecahkan masalah yang mendapatkan hasil yang diinginkan.