Cara Mengatasi Masalah Komputer yang Tidak Bisa Boot

Komputer adalah alat bisnis yang sangat diperlukan, jika berfungsi dengan baik. Banyak bisnis kecil tidak dapat membenarkan pengeluaran untuk posisi TI penuh waktu, sehingga pekerjaan untuk mencoba menghidupkan kembali komputer yang tidak bisa boot sering kali jatuh ke tangan operator atau orang yang paling tidak teknofobia di kantor. Memecahkan masalah komputer yang tidak bisa boot membutuhkan mengambil satu langkah pada satu waktu dan memperhatikan sinyal atau gejala yang tidak biasa yang ditampilkan komputer. Anda mungkin tidak dapat memperbaiki masalahnya sendiri, tetapi Anda dapat menghemat waktu dan uang dengan menunjukkan masalah tersebut sebelum mengirim komputer ke toko.

Masalah Perangkat Keras

1

Periksa kabel daya pada komputer dan monitor. Kedua ujung setiap kabel daya harus terpasang dengan benar. Periksa juga kabelnya dari kerusakan. Segera ganti kabel yang rusak.

2

Periksa tempat duduk di setiap ujung kabel sinyal video serta tombol daya monitor. Komputer akan boot tanpa sinyal video yang tepat, tetapi layar kosong membuatnya tampak tidak berfungsi.

3

Periksa steker keyboard. Salah satu bagian Power On Self Test motherboard, disebut sebagai POST, memeriksa keberadaan keyboard. Jika tidak ditemukan, POST gagal dan proses booting berakhir. Dalam kebanyakan kasus, pesan kesalahan "Keyboard tidak ditemukan" juga ditampilkan di monitor.

4

Dengarkan bunyi bip selama proses boot. Sinyal kesalahan preset yang dapat didengar diprogram ke dalam chip BIOS motherboard. Bunyi bip ini menunjukkan berbagai masalah pada motherboard. Periksa dokumentasi komputer Anda atau situs web produsen BIOS untuk informasi tentang decoding bip ini.

5

Perhatikan monitor apakah ada pesan kesalahan. Jika komputer tidak berbunyi bip atau berhenti selama POST, pesan kesalahan yang paling sering muncul adalah “Hard drive tidak ditemukan” atau “Disk non-sistem atau kesalahan disk.”

6

Konsultasikan dokumentasi komputer Anda untuk instruksi tentang cara masuk ke BIOS dan periksa pengaturan hard drive Anda jika hard drive tidak ditemukan. Jika drive dikonfigurasi dengan benar dan komputer tidak akan mengenali keberadaannya, drive mungkin gagal dan perlu diganti.

Masalah Perangkat Lunak

1

Lepaskan semua media dari drive optik saat Anda melihat kesalahan disk non-sistem atau pesan serupa di monitor Anda. Cabut semua media penyimpanan, flash drive, kartu memori, dan juga kamera digital. Nyalakan ulang komputer. Jika komputer mengembalikan pesan kesalahan yang sama, lanjutkan ke langkah berikutnya.

2

Periksa pengaturan BIOS Anda untuk memastikan komputer Anda dikonfigurasi untuk boot dari drive optik. Konsultasikan dokumentasi komputer Anda untuk instruksi membuka layar pengaturan BIOS dan pengaturan opsi konfigurasi drive.

3

Masukkan media instalasi Windows 7 ke dalam drive yang sesuai dan boot ulang komputer.

4

Ikuti petunjuk di layar pengaturan untuk memilih bahasa, waktu, mata uang dan metode masukan yang sesuai. Jika sudah selesai, klik tombol "Next".

5

Klik opsi "Perbaiki komputer Anda".

6

Klik sistem operasi yang sesuai untuk diperbaiki, lalu klik tombol "Next".

7

Klik "Perbaikan Startup" di kotak dialog "Opsi Pemulihan Sistem".