Definisi Manajemen Bisnis Kecil

Menjalankan bisnis membutuhkan banyak waktu dan tenaga. Pemilik usaha kecil bertanggung jawab untuk mengelola semua aspek perusahaan mereka. Manajemen umumnya didefinisikan sebagai penyelarasan dan koordinasi berbagai aktivitas dalam suatu organisasi. Pemilik bisnis menggunakan keterampilan manajemen untuk mencapai tujuan dan sasaran perusahaan mereka. Manajemen bisnis kecil mengharuskan pemilik bisnis untuk menggunakan campuran pendidikan, pengetahuan, dan keahlian untuk menjalankan perusahaan mereka.

Gaya

Autokratis, paternalistik, demokratis, dan laissez-faire adalah beberapa gaya manajemen yang umum. Manajemen otokratis memungkinkan pemilik bisnis menjadi individu utama yang bertanggung jawab untuk membuat keputusan dan mendorong perusahaan melalui lingkungan bisnis. Manajemen paternalistik berupaya menciptakan lingkungan kerja terbaik untuk setiap karyawan. Pemilik bisnis menggunakan gaya manajemen yang demokratis ketika mereka mengizinkan karyawan untuk mendapatkan masukan atau umpan balik tentang keputusan bisnis. Laissez-faire menciptakan otonomi paling banyak bagi karyawan, dan memungkinkan keputusan dibuat dengan sedikit pengawasan pemilik bisnis.

Fakta

Pemilik bisnis biasanya mewakili individu yang paling terlihat dalam suatu organisasi. Pemilik bisnis bertanggung jawab untuk menciptakan hubungan bisnis untuk memajukan operasi perusahaan mereka. Vendor, pemasok, distributor, dan perusahaan gudang adalah beberapa perusahaan eksternal yang dapat bekerja sama dengan pemilik bisnis di lingkungan bisnis. Pemilik bisnis mengoordinasikan aktivitas yang melibatkan organisasi ini untuk memastikan bahwa perusahaan mereka memiliki sumber daya ekonomi yang memadai. Sumber daya ekonomi mewakili bahan mentah dan rantai pasokan yang dibutuhkan untuk memproduksi dan mendistribusikan barang di lingkungan bisnis.

fitur

Manajemen bisnis kecil mengharuskan pemilik bisnis untuk memberikan pengawasan terhadap beberapa fungsi dalam bisnis. Pembelian, sumber daya manusia, penjualan, layanan pelanggan, pemasaran, dan pengembangan produk adalah beberapa departemen atau fungsi utama yang harus dikelola oleh pemilik bisnis. Organisasi bisnis yang lebih besar sering kali memiliki lebih banyak departemen atau divisi untuk dikelola. Pemilik bisnis di organisasi besar sering mendelegasikan tanggung jawab manajemen kepada karyawan. Delegasi memastikan individu memberikan pengawasan untuk fungsi bisnis sesuai dengan gaya manajemen pemilik bisnis.

Alat

Pemilik bisnis sering menggunakan alat manajemen untuk membantu mereka mengelola bisnis kecil mereka. Akuntansi, alat keuangan dan manajemen kinerja mewakili beberapa alat manajemen bisnis kecil universal. Pemilik bisnis menggunakan akuntansi untuk mencatat dan melaporkan informasi keuangan perusahaan mereka. Alat keuangan dapat membantu pemilik bisnis memperkirakan hasil produksi, potensi penjualan, dan jumlah pembiayaan eksternal yang diperlukan untuk operasi bisnis. Pemilik bisnis menggunakan manajemen kinerja untuk mengukur efektivitas dan efisiensi operasi perusahaan mereka.

Pertimbangan

Teknologi bisnis memungkinkan pemilik bisnis untuk meningkatkan operasi bisnis perusahaannya. Pemilik bisnis dapat menggunakan teknologi untuk membuat sistem informasi manajemen. Sistem ini mentransfer informasi secara elektronik kepada pemilik bisnis atau manajer lain di perusahaan. Pemilik dan manajer bisnis dapat membuat keputusan waktu nyata berdasarkan informasi terkini yang dikumpulkan dari operasi bisnis. Meskipun mahal untuk dibeli dan diterapkan, pemilik bisnis harus mempertimbangkan untuk menggunakan sistem informasi manajemen untuk membantu mereka saat membuat keputusan.