Perbedaan Antara Analisis SWOT & TOWS

Pernahkah Anda melakukan analisis SWOT pada bisnis Anda belakangan ini? Anda harus mempertimbangkannya. Perusahaan dan lingkungan kompetitif mereka terus berubah. Strategi harus terus dianalisis dan diperbarui untuk tetap menjalankan bisnis. Seorang pemilik bisnis harus tetap di atas dan beradaptasi dengan perubahan ini, jika dia ingin bertahan hidup.

Menggabungkan analisis SWOT dengan strategi TOWS memberi pemilik usaha kecil dasar yang mereka butuhkan untuk membangun perusahaan mereka dan bergerak maju.

Apakah SWOT Itu?

SWOT adalah metode menganalisis kekuatan dan kelemahan internal perusahaan dan lingkungan eksternal dari peluang dan ancaman.

Kekuatan: Ini adalah area di mana organisasi lebih baik dan mengalahkan persaingan. Beberapa contohnya adalah pengenalan merek yang kuat, basis pelanggan yang setia, kepatutan teknologi yang unik, dan kondisi keuangan yang sehat.

Kelemahan: Ini adalah area masalah yang tidak berkinerja pada tingkat optimal dan perlu perbaikan. Ini bisa jadi perputaran karyawan yang tinggi, kualitas produk yang buruk, tenaga penjualan yang tidak termotivasi, kurangnya modal dan tingkat hutang yang berlebihan.

Peluang : Manajer telah mengidentifikasi peluang yang lebih baik untuk memperluas dan menjual lebih banyak produk dan layanan mereka. Mungkin akan memasuki pasar internasional baru, mengembangkan lini produk inovatif atau mampu mengeksploitasi kelemahan pesaing.

Ancaman : Ini adalah faktor-faktor yang dapat merugikan bisnis: hal-hal seperti biaya yang meningkat pesat, pesaing baru di pasar, pengetatan pasokan tenaga kerja, perubahan demografi, dan lebih banyak peraturan pemerintah.

Melakukan analisis SWOT di perusahaan Anda tidak boleh menjadi latihan mental yang mematikan pikiran. Ini harus pendek dan sederhana. Apa keunggulan bisnis Anda? Dimana kamu lemah Peluang cemerlang apa yang Anda lihat, dan ancaman apa yang membuat Anda takut? Itu dia. Anda tidak perlu memikirkan proses ini secara berlebihan.

Apa itu TOWS?

TOWS adalah singkatan dari ancaman, peluang, kelemahan dan kekuatan. Ini memperluas analisis SWOT.

TOWS memeriksa peluang dan ancaman eksternal perusahaan dan membandingkannya dengan kekuatan dan kelemahan perusahaan. Analisis ini menjadi dasar untuk mengembangkan strategi TOWS dan untuk membentuk taktik yang dapat ditindaklanjuti.

Apa Itu Strategi TOWS?

Strategi TOWS terbagi dalam empat kategori:

Kekuatan-Peluang: Kembangkan rencana yang memanfaatkan kekuatan perusahaan untuk memanfaatkan peluang. Beberapa ide dapat berupa diversifikasi ke pasar baru, meningkatkan kualitas produk, dan mengurangi biaya produk terlaris.

Kelemahan-Peluang: Setelah mengidentifikasi kelemahan, fokuslah pada cara untuk mengatasinya dalam suatu tujuan untuk memanfaatkan peluang. Ini mungkin memerlukan mencari pemasok baru dan lebih murah, mengembangkan kampanye pemasaran yang lebih agresif dan meninjau proses operasional untuk mengurangi biaya.

Kekuatan-Ancaman: Gunakan kekuatan perusahaan untuk melawan ancaman eksternal. Jika perusahaan memiliki departemen penelitian dan pengembangan yang kuat, misalnya, mulailah proyek pengembangan produk baru untuk memasuki pasar yang berbeda.

Weaknesses-Threats: Temukan cara untuk meminimalkan kelemahan dan melawan ancaman. Hal ini dapat mencakup penutupan produk yang laris, memberhentikan karyawan yang berkinerja buruk, dan mengembangkan teknik penjualan yang lebih agresif.

Jika Anda melakukan analisis SWOT, dan membuat strategi TOWS terdengar seperti membuang-buang waktu bagi pemilik bisnis kecil, sebenarnya tidak. Faktanya, analisis SWOT bahkan lebih penting untuk bisnis kecil yang biasanya tidak memiliki departemen perusahaan besar untuk mendapatkan dukungan. Beban memelihara dan mengembangkan bisnis sepenuhnya berada di pundak pemilik, yang harus selalu waspada untuk melawan dan bereaksi terhadap perubahan di pasar. Metode SWOT dan TOWS merupakan cara yang sederhana dan terorganisir bagi pemilik usaha kecil untuk menyusun rencana masa depan, agar usahanya dapat bertahan dalam jangka panjang.