Iklan vs. Promosi

Mengiklankan bisnis Anda adalah proses jangka panjang dan berkelanjutan yang dimaksudkan untuk memperkuat loyalitas pelanggan, menginformasikan konsumen tentang produk atau layanan baru, dan membangun merek perusahaan Anda. Iklan adalah bentuk komunikasi satu arah yang idealnya menarik emosi konsumen dan membujuk mereka untuk membeli produk atau layanan Anda. Promosi biasanya merupakan strategi pemasaran jangka pendek, yang dimaksudkan untuk meningkatkan penjualan melalui penggunaan insentif (motivasi) pelanggan langsung. Periklanan dan promosi adalah dua jenis pemasaran yang dapat saling melengkapi untuk meningkatkan hasil.

Apa itu Periklanan?

Periklanan adalah penempatan berbayar dari pesan pemasaran Anda, jelas profesor komunikasi Richard F. Taflinger dari Washington State University. Misalnya, membeli ruang di majalah, atau di TV atau di situs web atau di stasiun radio sehingga Anda dapat mengirim pesan tertentu adalah semua bentuk iklan. Dengan iklan, Anda mengontrol pesan. Outlet media dapat menolak untuk menjalankan iklan Anda, tetapi mereka tidak mengomentari iklan Anda setelah mereka menerimanya, mereka juga tidak dapat mengeditnya.

Apa itu Promosi?

Definisi umum dari promosi adalah mengkomunikasikan pesan Anda tanpa membayar tempat di saluran media. Dalam beberapa kasus, Anda membayar dan sepenuhnya mengontrol pesan Anda, seperti mensponsori konser dan membagikan T-shirt atau sampel produk. Jika Anda memiliki orang tiup atau berkostum yang memutar tanda di trotoar di depan bisnis Anda, Anda mempromosikan, tetapi tidak mengiklankan, bisnis Anda.

Dalam beberapa kasus, promosi membutuhkan outlet media, festival, organisasi, atau komunikasi lain untuk memberi Anda liputan atau dukungan gratis. Misalnya, Anda dapat mengatur organisasi nonprofit dengan anggota untuk memberikan kupon ke toko Anda. Sebagai gantinya, Anda akan menyumbangkan 2% dari jumlah yang dibelanjakan pengguna kupon di bisnis Anda. Jenis promosi meliputi kupon diskon, acara khusus, potongan harga, dan sampel gratis.

Perlu dicatat bahwa karena "promosi" adalah salah satu dari Empat P pemasaran (Produk, Harga, Tempat, dan Promosi), beberapa definisi pemasaran menempatkan iklan, hubungan masyarakat, penggunaan media sosial, dan segala bentuk komunikasi pemasaran di bawah payung promosi. , penasihat Don Hofstrand dari University of Iowa.

Iklan & Metode Promosi

Promosi biasanya dapat ditempatkan dalam salah satu dari dua kategori: promosi di atas garis atau promosi di bawah garis. Promosi Above the Line dilakukan melalui penggunaan media massa seperti televisi, koran atau radio. Promosi di bawah garis biasanya menggunakan metode non-media untuk menjangkau konsumen, termasuk surat langsung, email, promosi penjualan, dan hubungan masyarakat.

Iklan sering menggunakan media komersial, seperti televisi, radio, pop-up Internet, baliho, dan layar ponsel untuk menjangkau konsumen. Ketika suatu produk atau merek disematkan ke dalam media hiburan, seperti film fitur, itu dikenal sebagai iklan terselubung atau penempatan produk. Contohnya adalah seorang aktor yang memakai pakaian berlogo, kaleng soda dengan logo menghadap penonton di meja atau seseorang yang menggunakan Mac dengan logo di layar dan jelas.

Penghematan biaya

Seringkali, promosi adalah metode yang lebih hemat biaya untuk meningkatkan penjualan untuk bisnis kecil. Beriklan melalui saluran media tradisional bisa jadi mahal. Banyak perusahaan menengah hingga besar mungkin menggunakan promosi khusus sebagai bagian dari kampanye iklan besar. Perusahaan yang lebih kecil dapat dengan mudah mengatur beberapa promosi jangka pendek untuk meningkatkan penjualan dan kesadaran konsumen, yang seringkali menghasilkan keuntungan yang menguntungkan dan langsung.

Kampanye periklanan yang sukses sering kali juga membutuhkan komitmen finansial jangka panjang, yang merupakan alasan lain penggunaan promosi untuk membangun penjualan dalam bisnis kecil Anda mungkin bermanfaat.