Perbedaan Antara Faktur dan Kwitansi

Selama penjualan barang atau jasa, pembeli dan penjual membuat perjanjian untuk melakukan transaksi bisnis dan menyelesaikan transaksi keuangan. Perjanjian tersebut bisa lisan atau tertulis, dan ketentuan transaksi akan dicatat atau didokumentasikan dengan faktur dan tanda terima. Faktur dan tanda terima adalah dokumen sumber untuk akuntansi; faktur juga disebut tagihan. Faktur dan tanda terima digunakan dalam akuntansi untuk mencatat transaksi penjualan dan untuk menjelaskan permintaan dan tanda terima untuk pembayaran.

Faktur Disediakan oleh Penjual

Faktur adalah tagihan, atau permintaan pembayaran, untuk penjualan. Ini mencantumkan barang atau jasa yang disediakan oleh penjual kepada pelanggan, bersama dengan harga, kredit, diskon, pajak dan total yang harus dibayar. Ini juga dapat mencakup informasi kredit, nomor faktur, nama staf penjualan dan program penjualan khusus lainnya.

Misalnya, banyak faktur mengizinkan pembeli 30 hari untuk membayar dan menawarkan diskon untuk pembayaran dalam 10 hari pertama tanggal faktur. Faktur menyertakan informasi kontak bisnis untuk penjual, termasuk nama bisnis, alamat, nomor telepon, nomor faks, dan alamat web. Ini juga mencakup informasi kontak untuk pembeli dan tanggal transaksi penjualan. Faktur tidak boleh disamakan dengan pesanan pembelian, yang merupakan permintaan tertulis dari pembeli kepada penjual yang mengotorisasi pengiriman atau pengiriman barang dengan kesepakatan untuk membayar.

Tanda Terima untuk Membuktikan Pembayaran Telah Dilakukan

Tanda terima adalah dokumentasi bahwa pembayaran telah dilakukan untuk menyelesaikan penjualan. Ini berfungsi sebagai bukti kepemilikan dalam banyak kasus. Ini mencantumkan barang atau jasa, harga, kredit, diskon, pajak, jumlah total yang dibayarkan dan metode pembayaran. Tanda terima umumnya mencakup informasi tentang pembeli dan penjual, dalam format yang berbeda dan dengan derajat yang berbeda-beda.

Misalnya, pembelian tempat penjualan, seperti membeli bensin untuk mobil di pompa bensin, memiliki informasi kontak penjual yang lengkap tetapi informasi pembeli terbatas. Tanda terima adalah bukti pembayaran pembeli.

Penerbit dan Penerima

Faktur dan tanda terima dibuat oleh penjual, pedagang dan vendor dan dikeluarkan untuk pembeli, pelanggan atau klien. Departemen akuntansi, staf penjualan, dan staf layanan pelanggan dapat menerbitkan faktur kepada pelanggan. Kantor dokter dan dokter gigi menerbitkan faktur kepada pasien untuk layanan yang diberikan. Pelayan atau pramusaji menerbitkan faktur, yang disebut tagihan atau cek, kepada pengunjung di restoran untuk makanan yang mereka pesan.

Penerima tanda terima biasanya adalah pelanggan tetapi mungkin akuntan atau pemegang buku, serta pihak ketiga yang menerima tanda terima sebagai bukti pembayaran pelanggan untuk proses keuangan.

Penggunaan Faktur dan Tanda Terima

Faktur digunakan untuk meminta pembayaran dari pembeli, melacak penjualan, membantu mengontrol inventaris dan memfasilitasi pengiriman barang dan jasa. Faktur juga digunakan untuk melacak pendapatan masa depan yang diharapkan dan untuk mengelola hubungan pelanggan dengan menawarkan opsi pembayaran yang menguntungkan, seperti periode waktu yang diperpanjang untuk pembayaran atau diskon untuk pembayaran awal atau pembayaran tunai.

Tanda terima digunakan oleh pembeli atau pelanggan untuk membuktikan bahwa mereka telah membayar suatu barang, terutama dalam situasi pengembalian di mana barang rusak atau cacat.