Bagaimana Melakukan Residual di Excel

Model regresi linier memprediksi hasil dari satu variabel berdasarkan nilai variabel lain yang berkorelasi. Excel 2013 dapat membandingkan data ini untuk menentukan korelasi yang ditentukan oleh persamaan regresi. Persamaan ini menghitung nilai yang diharapkan dari variabel kedua berdasarkan nilai sebenarnya dari variabel pertama. Namun, nilai sebenarnya mungkin menyimpang dari nilai yang diharapkan ini. Perbedaan ini disebut sisa. Plot residu memetakan nilai-nilai ini terhadap variabel pertama untuk menampilkan keefektifan persamaan secara visual.

1

Masukkan data variabel pertama di kolom A dan data variabel kedua di kolom B. Sebagai contoh, Anda dapat memasukkan skor tes bakat di sel A1 hingga A15 dan total penjualan di sel B1 hingga B15.

2

Klik dan seret mouse Anda pada kedua kumpulan data untuk menyorot semua nilai. Dalam contoh, sorot sel A1 hingga B15.

3

Klik tab "Sisipkan", pilih "Sisipkan Sebar (X, Y) atau Bagan Gelembung" dari grup Bagan dan pilih opsi "Sebar" pertama untuk membuat bagan sebar.

4

Klik "Tambahkan Elemen Bagan" dari tab Desain, "Garis Tren", lalu "Opsi Garis Tren Lainnya".

5

Biarkan "Linear" dipilih dan centang "Tampilkan Persamaan pada Diagram". Tutup panel samping "Format Trendline".

6

Masukkan persamaan yang muncul pada diagram di sel C1, tapi ganti "X" dengan "A1". Sebagai contoh, jika persamaan yang ditampilkan adalah “y = 362.46x + 26259, masukkan“ = 362.46 * A1 + 26356 ”tanpa tanda petik di sel C1. Ini menghitung nilai prediksi.

7

Klik sel lagi dan klik dua kali "Fill Handle" kecil berwarna hitam di kanan bawah sel. Melakukannya menyalin data ke sisa kolom hingga mencapai entri data terakhir.

8

Masukkan "= B1-C1" tanpa tanda kutip di sel D1 untuk menghitung sisa, atau deviasi nilai prediksi dari jumlah sebenarnya.

9

Klik sel lagi dan klik dua kali "Fill Handle" untuk menyalin rumus dan menampilkan residual untuk setiap entri data. Data di kolom D harus tetap disorot.

10

Tahan tombol “Ctrl” dan sorot data di kolom A. Dalam contoh, Anda harus menyorot sel A1 hingga A15 dan D1 hingga D15.

11

Klik tab "Sisipkan", pilih "Sisipkan Sebar (X, Y) atau Bagan Gelembung" dari grup Bagan dan pilih opsi "Sebar" pertama untuk membuat plot sisa. Jika titik-titik tersebut melekat erat pada garis dasar nol, persamaan regresi cukup akurat. Jika titik-titik tersebar secara liar, persamaan regresi mungkin memiliki kegunaan yang terbatas.