Kampanye Promosi vs. Iklan

Perusahaan kecil sering menggunakan kampanye promosi dan iklan saat memasarkan produk mereka. Namun, ada perbedaan yang melekat antara kedua jenis metode pemasaran tersebut. Promosi promosi lebih dikenal sebagai promosi penjualan. Pemilik bisnis menggunakannya untuk memberikan diskon atau insentif kepada konsumen atau pelanggan bisnis untuk membeli produk atau layanan. Periklanan umumnya lebih difokuskan pada alasan orang harus melakukan pembelian. Ada perbedaan besar lainnya antara kampanye promosi dan periklanan.

Durasi

Informasi tentang promosi penjualan dapat disematkan dalam pesan iklan. Namun, promosi penjualan biasanya dijalankan untuk jangka waktu yang lebih pendek daripada iklan. Alasannya adalah karena promosi penjualan biasanya lebih berfokus pada produk atau layanan. Misalnya, sebuah perusahaan restoran kecil dapat mempromosikan menu spesial pada satu item selama enam atau delapan minggu, dan kemudian mulai mempromosikan item menu lainnya. Perusahaan kecil terus menjalankan iklan mereka sepanjang tahun, tetapi secara berkala mengubah kampanye promosi mereka untuk mendorong produk atau layanan lain. Periklanan juga terbatas pada komunikasi satu arah, sedangkan pelanggan umumnya berinteraksi dengan perwakilan penjualan atau karyawan ritel lainnya selama kampanye promosi.

Jenis

Periklanan lebih berfokus pada media dan tersebar luas. Perusahaan kecil menjalankan banyak jenis pesan iklan, termasuk iklan untuk televisi, radio, Internet, Yellow Pages, majalah, direct mail dan billboard. Pemilik bisnis juga beriklan melalui situs media sosial seperti Facebook dan Twitter.

Kampanye promosi mencakup kupon, pengurangan harga, promosi beli-satu-dapat-satu, kontes, program loyalitas, dan tampilan tempat pembelian. Program loyalitas dirancang untuk memberi penghargaan kepada pelanggan sesuai dengan volume pembelian mereka. Maskapai penerbangan telah menggunakan program loyalitas selama bertahun-tahun untuk memberi penghargaan kepada penumpang setia. Tampilan tempat pembelian dapat mencakup kios dengan informasi terperinci, contoh, dan petunjuk video tentang produk tertentu. Calon konsumen bisa melihat bagaimana produk beroperasi di unit display tersebut.

Tujuan

Perusahaan kecil terutama menggunakan iklan untuk membangun kesadaran dan citra merek atau nama perusahaan mereka. Diperlukan banyak waktu bagi perusahaan untuk memberi tahu konsumen dan bisnis tentang produk dan layanan mereka. Pemilik bisnis beriklan untuk menarik pelanggan dan konsumen yang tidak membeli di pasar.

Sebaliknya, tujuan promosi penjualan adalah membujuk konsumen untuk mencoba atau membeli produk. Banyak promosi difokuskan pada pelanggan yang sudah ada, terutama yang dijalankan di tingkat ritel. Penawaran uji coba mungkin termasuk sampel makanan gratis di toko bahan makanan. Kampanye promosi perusahaan kecil seringkali lebih diarahkan pada penjualan langsung, sementara mereka menggunakan iklan umum untuk membangun reputasi mereka.

Pertimbangan

Iklan biasanya lebih mahal daripada kampanye promosi. Perusahaan kecil harus membeli iklan dalam kerangka waktu tertentu atau menurut ruang di media cetak. Pesan mereka mungkin melampaui target konsumen yang mereka coba jangkau.

Di sisi lain, perusahaan kecil dapat lebih mengontrol biaya kampanye promosi. Misalnya, mereka dapat menjalankan kupon atau program insentif untuk toko tertentu. Sampel mungkin dibatasi pada jumlah tertentu untuk lebih menjaga agar biaya tetap sejalan dengan parameter anggaran tertentu. Selain itu, kampanye promosi biasanya lebih praktis untuk barang-barang dengan harga lebih tinggi seperti televisi plasma, mesin fotokopi, dan peralatan industri. Informasi lebih lanjut diperlukan untuk produk mahal ini, membuat iklan mahal dan tidak praktis.